Blogger Matre VS Blogger Sejati

Kali ini gw kepingin bahas yang satu ini yang sempat jadi bahan pergunjingan antara sesama blogger khususnya blogger yang makin naik daun karena alih profesi sebagai pakar selang.

Adalah seorang pakar selang dan asistennya yang sempat mengutarakan pendapat sampai” penulisan di blog ini sempat terkatung-katung alias terbengkalai alias apalah itu namanya, karena kesibukan yang terus menerus & tidak bisa di tinggalkan. Berawal dari berakhirnya sebuah pertemuan dalam komunitas blogger di bali yang sempat menggegerkan dunia perlendiran sesaat, dimana tercetuslah bahwa ada beberapa jenis blogger di dunia antah berantah ini yang dengan yakin & pasti gw bagi menjadi 2 yaitu Blogger Matre dan Blogger Sejati.

Mungkin sudah pasti terbesit beberapa arti yang sangat to the point. Yup…terlepas dari ke dua kata matre & sejati tersebut dimana blogger itu sendiri mempunyai makna jelas, singkat dan padat bahwa orang yang memiliki 1 atau bahkan lebih blog untuk sekedar menumpahkan uneg” atau curahan hati disaat hening dalam kesendirian maupun luapan emosi yang dalam sampai” tidak tahu harus di bawa kemana maka sebuah blog menjadi salah satu alat untuk penumpahan segalanya. Lantas terbesit pertanyaan akan kedua perbedaan dari judul tulisan diatas. What’s the different ? Ok, mari kita coba singgung one by one.

Blogger Matre

Blogger Matre bukanlah blogger yang memiliki pengunjung orang” berduit. bukan, sama sekali bukan. Tapi merupakan blogger yang sedikitnya memiliki orientasi pada profit atau penghasilan. Dengan kata lain mereka memiliki blog untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Bagaimana caranya ? Jangan tanya saya ! tapi tanyakan pada rumput yang berlendir…*Halah*.:-)

Blogger Matre juga bukan merupakan blogger yang memiliki mental lemah. Kenapa ? Karena untuk mendapatkan sedikit atau bahkan banyaknya profit yang dicapai tergantung dari kerja keras si empunya blog itu sendiri. Ya..iyalah hari gini mau ngarepin duit turun dari langit ? ckckck… usaha bung !

Blogger Matre = Blogger Pelit ?… terlepas dari kontroversi yang sedang berlangsung. Gw bisa katakan wajar seorang blogger matre itu pelit dalam segala hal. Banyak alasan yang cukup bijaksana bisa menjelaskan semuanya. Kok gitu ? Ho oh .. untuk pencapaian menuju puncak tertinggi sebuah profit mereka terkadang telah menghabiskan waktu hanya untuk memahami dan belajar. Mencari dan mencari sumber yang pasti, yang kiranya bisa menuntun mereka menuju ke pencapaian tersebut. Seperti pepatah lama mengatakan “Bersakit-sakit dahulu berlendir lendir berenang-renang ketepian” sudahlah cukup mewakili arti yang luas. Tidak ada yang instan dan semua perlu proses. Jadi tergantung opini anda berkata.

Blogger Sejati

Blogger Sejati sangatlah berbeda jika dibandingkan dengan blogger matre. Mereka lebih mengutamakan kepuasan. Baik itu lahiriah maupun batiniah. Yang penting buat mereka bisa melepaskan beban dan penat sementara untuk saling berbagi dan share satu sama lain. Tidak pernah sedikitpun terbesit untuk hanya berorientasikan pada profit karena mungkin mereka rata” merupakan kalangan orang yang sudah mampu dari segi penghasilan. Jelas bukan berarti sebaliknya bahwa blogger matre itu kurang mampu. Anda salah besar !

Blogger sejati memiliki kemapanan dalam hal pelimpahan pemikiran. Mereka menuliskan kesemuanya bagaikan air yang mengalir tanpa beban. Ada suka maupun duka yang kiranya harus benar-benar mereka expresikan. Kurang puas dengan diary yang dulunya sempat booming dan hanya mereka yang tahu secara personal, hingga akhirnya mereka saling berbagi untuk pemecahan. Yup…sosialitas lebih utama buat mereka.

Jadi apa kira-kira kesimpulan dari tulisan diatas ? Hanya anda yang mampu mengartikan. Kini kira-kira kategori blogger yang manakah anda ?

Advertisements

7 Responses

  1. pertamax…………….. saya blogger yang baik hati ๐Ÿ™‚ itu kesimpulannya ๐Ÿ˜€

  2. saya emang cowok matre ๐Ÿ˜€

  3. Waduh kalo gw apa ya??? Blogger yang sedikit matre aja dah hehehehehe…. ๐Ÿ˜€
    Wah The Genk ngumpul disini toh rupanya ๐Ÿ˜€

  4. @Baladika, Brokethesoul, Jin HP : “Kalian emang cocok jadi blogger matre…Salam Perlendiran heuheuh….!!!”

  5. […] hari ini konektivitas dari xl centrin kian melambat sehingga mengganggu aktifitas saya sebagai blogger matre. Kenapa begitu ? Gimana enggak wong sebagian dari aktifitas saya di internet bergantung pada […]

  6. Matre its meaning โ€œFoodโ€ in Norwegian language. In indonesian could be meaning โ€œMata Pencaharian Bloggerโ€
    So always keep the valuable posting, and we will get more traffic for our incomes.

  7. Saya pusing lihat dalam satu halaman blog yang lebih iklannya dari artikelnya. Dan pastinya tidak sedikit orang yang beda pendapat dengan saya. Saya suka artikel ini. Terimakasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: